PARTISIPASI KELOMPOK DISABILITAS DESA (KDD) DALAM PENGEMBANGAN DESA INKLUSI DI DESA TREBUNGAN SITUBONDO
DOI:
https://doi.org/10.61595/progresif.v14i1.1291Keywords:
Partisipasi Kelompok Disabilitas, Desa InklusiAbstract
Desa inklusi adalah kondisi kehidupan desa yang setiap warganya bersedia secara sukarela untuk membuka ruang kehidupan dan penghidupan bagi semua warga desa yang diatur dan diurus secara terbuka, ramah dan meniadakan hambatan untuk bisa berpartisipasi secara setara, saling menghargai serta merangkul setiap perbedaan dalam pembangunan. Pembentukan dan pengembangan Desa Inklusi tidak hanya berupa penyediaan layanan dasar, tetapi juga peningkatan kualitas layanan dasar maupun peningkatan partisipasi kelompok marginal dan rentan dalam penyelenggaraan desa. Kelompok marginal dan rentan meliputi warga miskin, warga disabilitas, perempuan, anak, lansia, masyarakat adat, kelompok minoritas serta kelompok marginal dan rentan lainnya.
Partisipasi bermakna dan adanya wadah aspirasi disabilitas merupakan dua indikator Desa Inklusif yang saling berkaitan. Pembentukan Kelompok Disabilitas Desa (KDD) yang berfungsi sebagai wadah bagi disabilitas, keluarga disabilitas, serta masyarakat yang peduli terhadap isu disabilitas, untuk bersama-sama memperjuangkan inklusivitas di desa menjadi satu kegiatan utama. Pembentukan KDD bukan hanya sekedar formalitas, tetapi menjadi langkah penting dalam memastikan bahwa disabilitas memiliki ruang yang aman dan terstruktur untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial, ekonomi, serta proses pengambilan keputusan di desa.
Setelah terbentuk, KDD berperan sebagai jembatan komunikasi antara disabilitas dan pemerintah desa. Melalui KDD, suara dan aspirasi disabilitas dapat lebih terorganisir dan didengar oleh pemangku kebijakan di desa. Dengan demikian, KDD dapat menjadi corong aspirasi dalam pertemuan tentang kebijakan desa untuk memastikan agar kebijakan-kebijakan desa, seperti perencanaan pembangunan, pemberdayaan ekonomi, serta layanan sosial, mempertimbangkan kebutuhan disabilitas. Selain itu, KDD sering kali menjadi wadah yang mendukung anggotanya dalam mengakses berbagai program dan layanan yang mungkin sebelumnya sulit dijangkau, seperti program bantuan sosial, pelatihan keterampilan, dan kesempatan kerja.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yuda Yulianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





