Literature Review Peran REBT Sebagai Model Intervensi Fenomena Bullying Remaja Di Sekolah
Keywords:
bullying remaja, REBT, konseling kognitif, resiliensi, kesehatan mentalAbstract
Bullying pada remaja merupakan persoalan psikososial yang berdampak serius terhadap kesehatan mental, baik pada korban maupun pelaku. Dampak yang ditimbulkan meliputi kecemasan, depresi, penurunan harga diri, hingga gangguan penyesuaian sosial. Salah satu pendekatan konseling yang dinilai relevan untuk menangani fenomena ini adalah Rational Emotive Behavior Therapy (REBT), yang berfokus pada perubahan keyakinan irasional menjadi keyakinan rasional melalui restrukturisasi kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis efektivitas REBT dalam menangani perilaku bullying remaja. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap sebelas artikel ilmiah yang relevan, baik dengan pendekatan kuantitatif maupun kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa REBT secara konsisten efektif menurunkan perilaku bullying, kecemasan sosial, serta meningkatkan self-esteem, resiliensi, dan kemampuan pemecahan masalah korban. Namun demikian, efektivitas REBT dipengaruhi oleh karakteristik individu dan kesiapan kognitif. REBT direkomendasikan sebagai bagian dari intervensi komprehensif dalam konteks pendidikan.