Dua Banding Satu : Perbandingan Laki-Laki Dan Perempuan Dalam Al-Qur’an

Authors

  • Lili Rahmawati Siregar Universitas Islam Negeri geri Sumatera Utara
  • M. Iqbal Irham Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61595/aladillah.v3i2.681

Keywords:

Dua Banding Satu, Perbandingan, Al-Qur’an

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan susunan manusia dalam berbagai susunan dalam Al-Qur'an dan Al-Qur'an serta menjelaskan makna dua banding satu dalam Al-Qur'an berdasarkan korelasi antar manusia. A. Peninggalan Islam dan penyebaran deklarasi Penjelasan dua-ke-satu yang paling luas dari ayat-ayat Al-Qur'an diberikan oleh strategi pemeriksaan ini, yang menggunakan pendekatan penjelasan subjektif. Kajian yang mencermati ayat dua banding satu dalam Alquran dan isu rasio gender ini dilakukan dengan menggunakan kajian literatur. Informasi dikumpulkan melalui pemrosesan dan pembacaan berbagai bahan tertulis. metode analisis data deskriptif Surah An-Nisa: Ini adalah penemuan penilaian: 11 dalam Al-Qur'an untuk menjadi akrab dengan ekuitas Islam dan mendapatkan klarifikasi untuk itu. Titik fokus pembicaraan adalah pada peredaran harta yang diperoleh 2:1 yang diurutkan memiliki beberapa penggerak, antara lain: 2) Rekening laki-laki dan perempuan dalam Al-Baqarah: Sebagai suami istri, laki-laki dan perempuan memiliki hak dan tanggung jawab. 282, yang seharusnya terlihat dari segmen isu yang membuat pernyataan wanita tentang ingatan dan komitmen berlawanan dengan pernyataan pria

References

Abu al-Fadhal Mahmud al-alusi, Ruh al-Ma’ani Fi Tafsir al-Quran al Azhim wa al-sab’I al-Matsani, Juz, III (Bairut: Dar Ihya’ al- Turats al-Arabi, t.th.

Al-‘Alwn Taba J, “ The Testimony of Women in Islamic Law”

Al-Azdi as-Sijistani, Abu Dawud Sulaiman bin al-Asyats, Ensiklopedia Hadits; Sunan Abu Dawud , cetakan 1, Penerjemah: Muhammad Ghazali dkk, Jakarta: Almahira, 2013

Al-Qur’an dan Terjemah Departemen Agama

Al-Raqib al- Asfahani, al- Mufradat Fi Garib al- Qur’an (kairoh : Dar al- Tahrir, 1991

Asriaty, Kontroversi kesaksian perempuan dalam Qs Al-Baqarah (2): 282 antara makna Normative dan Substantive dengan Pendekatan Hukum Islam , Jurnal Pemikiran Hukum dan Hukum Islam, Vol. 7. No. 1, 2016

Bahri Samsul, Kesaksian Perempuan Menurut Al-Quran: Ajaran yang bias jender?, Jurnal Ilmiah Islam Futura, Vol 7, No. 2, 2018

Eka Gifriana, Li’an Dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif, 2018

El Fadl Khaled Abou, Speking in God’s Name-Islamic Law, Authoriry and Women, (UK: Oneworld Oxford), 2003

Ibrahim Muhammad Al Jamal, Fighul Mar’atil Muslimah, Tej. Zaid Husain Al Hamid, Fiqih Muslimah Ibadah: Muamalat ( Cet. II, Jakarta : Pusaka Amani Jakarta, 1995

Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP)

Muhammad Bin Ahmad Bin Abi Bakar Abu Abdillah Al-Qurthubi, Al-jami’li Ahkma Al- Quran, Juz. III (Cet. II; al-Qahirah: Dar al-Kutub al Mishriyah, 1384 H/1964 M),

Muhammad bin Ali al-Syaukani, Fath al-Qadir, Juz I (t.d)

Nikmah Lutfiyatun, jurnal walisongo, Penafsiran Tahir Ibn Asyur Terhadap Ayat-ayat tentang Demokrasi: Kajian atas Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir, Vol. 2, No. 1, 2017

Nurhadi, Hikmah Dibalik Kaidah Dua Banding Satu Pada Hukum Warisan, Al-ADALAH: Jurnal Syariah dan Hukum Islam, Vol. 4, No. 1, 2019

Rahmawati Jihan, Jurnal of Quran and Hadith Studies, Kontribusi Asy-Sya’arawi Terhadap Perkembangan Tafsir, Vol. 1, No. 1, 2022

Rofik Ahmad, Fiqh Mawaris, (Jakarta: PT, Raja Granfindo Persada, 2015

Sarpika Datumula & Syaifullah, Makna Keadilan pada Ketentuan 2:1 ( Dua Banding Satu) Dalam Konsep Waris Islam , Jurnal Ilmu Hukum dan Ekomomi Islam, Vol 4, No.1

Sri Ekayanti, Status Pernikahan Setelah Sumpah Lian, Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab, Vol. 1, No. 3, 2020

Sunarsa Sasa, Dahwadin, Syaik abdillah, Jurnal Ilmu Syariah, Revisiting The Role of Women As Witnesses In Fiqh Justice, Vol. 19, No. 1, 2019

Zahari Ahmad, Tiga Versi Hukum Kewarisan Islam Syafi, Hazairin dan KHI, (Pontianak: Romeo Grafik, 2013

Downloads

Published

2023-10-27